Bulutangkis forever
Kamis, 19 Maret 2009
God
Saat ku termenung,
Ku tersadar...
Betapa Kau mengasihiku
Betapa besar kasihmu padaku
Kau buatku berharga di matamu
Kau layakkan aku jadi anakmu
Tapi apa balasanku kepadamu ?
Beribu kali aku menghianatimu
Berjuta kali aku menyakitimu
God...
Ampuni aku
Aku sadar...
Aku hanyalah debu
Debu tanah yang kau ukir menjadi indah dan berharga
Ku tersadar...
Betapa Kau mengasihiku
Betapa besar kasihmu padaku
Kau buatku berharga di matamu
Kau layakkan aku jadi anakmu
Tapi apa balasanku kepadamu ?
Beribu kali aku menghianatimu
Berjuta kali aku menyakitimu
God...
Ampuni aku
Aku sadar...
Aku hanyalah debu
Debu tanah yang kau ukir menjadi indah dan berharga
Label: Poetry
posted by ychika at 21.14
0 Comments:
Posting Komentar
<< Home